Tampilkan postingan dengan label Travel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travel. Tampilkan semua postingan

23/01/13

5 Tempat di Dunia Nyata yang Bagaikan Negeri Dongeng

Kita terbiasa melihat keindahan dan kedamaian dari sebuah negeri di buku-buku serita dongen yang biasa kita seirng lihat saat masih kanak-kanak dulu, memang sebagian besar cerita tersebut hanyalah fiksi namun jika dicari dimanakah negeri dongeng tersebut. akan ada banyak tempat yang bisa dikunjungi dan memiliki keindahan yang tak kalah dari yang kita lihat di buku tersebut.

1. COLMAR - PERANCIS 

Daerah Colmar di Perancis telah dinyatakan sebagai kota yang paling indah di Eropa, seakan baru keluar dari negeri dongeng. Kota Kecil di Alsace ini terkenal bukan hanya karena arsitektur kota tuanya yang berwarna warni. Colmar, terletak di jalur Wine (anggur) Alsatian, disebut sebagai “Pusat Alsatian Wine”. Kota ini mempunyai iklim yang hangat dan kota terkering kedua di Perancis tentu saja merupakan kota ideal untuk perkebunan anggur.

Seolah-olah sebagai Ibu Kota Anggur tidak cukup sebagai sebutannya, Colmar, dengan bangunan, taman, air mancur dan kanal-kanalnya disebut sebagai “Venesia Kecil” (La Petite Venise). Kota ini juga merupakan kota kelahiran dari Frédéric Bartholdi yang merupakan desainer Patung Liberty yang terkenal di New York, dan juga kota dari pelukis Martin Schongauer.

2. PULAU FAROE 

Tak ada yang akan menyalahkan kamu kalau  kamu mengira dari pertama kali melihat bahwa pulau ini memang dihuni para Hobbits dan Elves dari “The Lord Of The Rings”. Pulau ini berlokasi di antara Iceland dan Norwegia, di tengah-tengah Gulf Stream pada Samudra Atlantik Utara.

Terdiri dari 18 pulau, Pulau Faroe benar-benar adalah sebuah rumah dari pemandangan indah dan dramatic dari puncak Vulkanik serta ombak samudera yang menghantam garis pantainya yang berbatu-batu. Pulau ini benar-benar sangat magis serta misterius dengan pemandangannya yang membuat  kamu terbawa jauh ke dalam dunia fantasi daripada dunia nyata.

3. GREENLAND 

Tidak tersentuh, terpencil, dan sulit dijangkau, Greenland adalah sebuah alam liar dimana banyak jalan yang belum ada, pemandangan yang belum terjamah dan tentu saja membuat mulut  kamu menganga lebar-lebar.

Dengan tidak adanya pohon, jalan, dan serta hampir tidak ada orang, pulau ini tentu saja membuat  kamu berpikir lebih banyak diisi oleh Dwarf daripada manusia. Meskipun dingin, Greenland adalah sebuah tempat yang tidak terlupakan dengan auroranya yang magis dan rumah-rumahnya yang berwarna-warni.

4. VENICE - ITALY 

Venesia sangat sulit ditandingi. Arsitektur yang membuat  kamu terpelongo, kanal-kanal yang unik, serta percampuran dari pemandangan fantastis dan atmosfir luar biasa adalah sesuatu yang tidak dimiliki oleh sembarang tempat. Venesia seperti diimpor dari dimensi lain, meskipun Koran New York Time mendeskripsikannya sebagai “Tidak diragukan sebagai kota paling indah yang dibangun oleh manusia.”

Terletak sepanjang 117 pulau kecil, Venesia mempunyai 455 jembatan, ratusan kanal dimana gondola romantic mengayuh perahu mereka melalui kota. Tentu saja ini adalah rumah dari Karnival venesia yang terkenal, Venice Biennale dan the Venice Film Festival. Gimana? Siap-siap bawa calon  kamu kesini, dijamin langsung diterima lamarannya.

5. SINTRA - PORTUGAL 

Portugal mungkin terkenal dengan sepak bolanya bagi  kamu. Tapi siapa sangka Portugal mempunyai puteri-puteri yang berkeliaran di kota Sintra. Semua orang yang mengunjungi kota magis ini, terletak tidak terlalu jauh dari Lisbon, dapat melihat keindahannya.

Istana Perrna, the Castelo dos Mouros (Kastil The Mouro), dan Palácio Nacional de Sintra (Istana Nasional Sintra) adalah tiga istana di kota itu yang sangat menakjubkan. Juga jangan lupa perhitungkan bahwa Pergunungan Sintra merupakan taman yang paling besar di Lisbon yang juga menambahkan pesona misterius kota ini.

Wisata Perang di Saigon,Vietnam


GATOT RGedung yang dulunya disebut Istana Kepresidenan Vietnam Selatan itu kini ramai dibanjiri wisatawan di Ho Chi Minh City.
Foto:
VIETNAM  terkenal dengan perangnya yang dahsyat. Sisa-sisa perang tersebut kini menjadi tempat wisata menarik di Vietnam. Dalam film-film besutan Hollywood, Perang Vietnam digambarkan sebagai sebuah perang yang sangat dahsyat setelah era perang dingin. Seluruh Vietnam digambarkan porak-poranda, mayat-mayat bergelimpangan, alutsista militer berserakan. Hampir tidak ada denyut perekonomian di situ.
Setelah hampir puluhan tahun berlalu, apakah semua itu masih tersisa? Belum lama ini, Angkasa mendapat kesempatan untuk mengunjungi Ho Chi Minh City (HCMC) atau yang dulu bernama Saigon.
Selama beberapa hari, Angkasa mengunjungi beberapa tempat di kota tersebut. Sudah tidak terlihat gambaran Vietnam seperti di film-film yang muram dan suram. Yang justru terlihat adalah geliat kehidupan masyarakatnya yang dinamis untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara tetangganya.
Sisa-sisa peperangan justru sekarang diperdagangkan secara terbuka dan menjadi tempat wisata. Beberapa yang menarik di antaranya adalah Gedung Reunifikasi, Museum Peninggalan Perang dan Terowongan Cu Chi.
Fall of Saigon
Sebuah foto terkenal menjadi penanda sejarah “kejatuhan” kota Saigon. Kata “kejatuhan” adalah terminologi dari Pemerintah AS. Sedangkan Pemerintah Sosialis Vietnam mengakuinya sebagai “kebebasan”.
Foto tersebut adalah foto sebuah tank yang mendobrak sebuah pintu gerbang di Saigon. Yang mendobrak adalah sebuah tank milik tentara Vietnam Utara. Yang didobrak, pada waktu itu, adalah istana kepresidenan Vietnam Selatan. Masuknya tentara Vietnam Utara itulah yang menandai kejatuhan atau kebebasan Vietnam Selatan.
Seiring dengan waktu, gedung tersebut kemudian tidak difungsikan sebagai istana kepresidenan, karena pusat pemerintahan Vietnam berada di Hanoi, wilayah Vietnam Utara. Namun fungsi sebagai gedung kepresidenan tetap berlaku. Ada tempat-tempat di mana Presiden dan Wakil Presiden bisa menempatinya jika sedang berada di HCMC. Jika dibandingkan dengan di Indonesia, gedung ini seperti Istana Bogor.
Gedung tersebut sekarang dibuka untuk umum dan menjadi tempat wisata utama di tengah HCMC. Di dalamnya, selain perabot dan peralatan gedung, ada juga beberapa alutsista peninggalan perang yang dijadikan monumen.
Di depan sebelah kiri gedung, terdapat dua buah tank taitu T-54 dan T-59. T-54 buatan USSR itu adalah tank pertama yang mendobrak pintu gerbang gedung ini. Sedangkan T-59 buatan Cina membuntutinya di belakang.
Di sebelah kirinya, terdapat sebuah pesawat tempur F-5E Tiger II. Pesawat ini sebenarnya milik militer AS. Namun ia digunakan oleh Capt. Nguyen Thanh Trung, anggota Angkatan Udara Vietnam Selatan yang membangkang dan justru menembaki istana kepresidenan ini pada tanggal 8 April 1975, sesaat sebelum istana ini beralih ke tangan Vietnam Utara.
Di belakang gedung, terdapat sebuah helikopter UH-1 Huey. Helikopter ini dulunya dipakai oleh Presiden Vietnam Selatan Nguyen Van Thieu untuk inspeksi. Helikopter ini ditempatkan di sisi tempat bekas jatuhnya tembakan  pesawat F-5E Tiger yang dikemudikan Nguyen Thanh Trung.
Museum Perang
Di HCMC ini, tepatnya di Jalan Vo Van Tan nomor 28, juga terdapat sebuah museum perang Vietnam. Dulunya, museum yang diresmikan bulan September 1975 ini dinamakan Museum Kejahatan Perang Amerika. Namun seiring membaiknya hubungan kedua negara, pada tahun 1993 namanya dialihkan menjadi Museum Sisa-sisa Perang.
Tidak mahal masuk ke museum ini, hanya 15.000 Dong Vietnam atau sekitar Rp 7.500. Di halaman gedung, berjejer berbagai peralatan tempur. Seperti helikopter UH-1 Huey, pesawat tempur F-5A, pesawat pembom A-1, bom BLU-82 “Daisy Cutter” dan tank M-48 Patton. Saat Angkasa berkunjung, halaman museum sedang dibenahi sehingga alutsista tersebut terkesan berserakan di halaman yang sempit.
Gedung museumnya sendiri terdiri dari tiga lantai. Lantai pertama mengetengahkan senjata-senjata yang pernah dipakai dalam pertempuran. Juga disajikan foto-foto akibat keganasan perang Vietnam, terutama akibat digunakannya senjata kimia “agent orange” oleh AS, yang dampaknya masih bisa dirasakan oleh keturunan masyarakat Vietnam yang terkena langsung.
Lantai kedua, dipajang foto-foto selama pertempuran dari versi dua belah pihak, Vietnam dan AS. Di lantai tiga, disebut lantai kemenangan karena disajikan foto, poster dan berkas-berkas yang menandakan kemenangan Vietnam atas AS.
Di sebelah gedung utama, juga terdapat sebuah bekas penjara dengan sel-selnya serta peralatan penyiksaan milik tentara AS.
Selain menyajikan foto-dan peralatan perang, di museum juga bisa dijumpai toko-toko cenderamata. Di toko-toko ini juga dijual beberapa pernak-pernik milik tentara AS selama perang tersebut, seperti pin, emblem dan pemantik api. Menurut penjualnya, barang-barang yang memang sudah kelihatan usang itu adalah asli. Namun kebenarannya, entahlah.
Rat tunnel
Agak di luar kota HCMC, tepatnya di desa Cu Chi juga ada tempat wisata bernama Cu Chi Tunnel. Sesuai namanya, di sini terdapat terowongan yang dulu dipakai bergerilya oleh Vietcong melawan tentara Vietnam Selatan dan AS.
Konon panjang keseluruhan terowongan ini mencapai 200 km dan terbagi menjadi tiga tingkat. Bagi gerilyawan Vietcong, terowongan ini bahkan menjadi desa tersendiri. Karena di dalamnya terdapat tempat tinggal, ruang pertemuan, dapur hingga rumah sakit darurat.
Namun bagi tentara AS, terowongan ini bagaikan terowongan tikus (rat tunnel) yang membingungkan dan membuat frustasi. Mereka telah berusaha menggempur dengan menggunakan tank hingga bom dari pesawat. Mereka bahkan membentuk pasukan khusus untuk coba memasukinya. Semuanya sia-sia bahkan membawa banyak korban jiwa. Harus diakui keandalan arsitek pembangun terowongan ini.
Di area tersebut, pengunjung bisa mencoba masuk ke dalam terowongan sepanjang sekitar 100 meter dan merasakan kehidupan di dalam tanah ala Vietcong.

Wisatawan Belajar Membatik di Giriloyo


  Membatik telah menjadi tradisi turun-temurun yang hingga kini masih banyak ditekuni oleh para ibu rumah tangga, sebagaimana yang ditemui di Dusun Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (30/9). Setelah wayang dan keris, batik akhirnya mendapat pengakuan dari Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB, UNESCO, sebagai warisan budaya milik Indonesia di dunia, yang akan ditetapkan besok (2/10/2009).
 Sentra kerajinan batik tulis Giriloyo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga saat ini menjadi tujuan wisatawan belajar membatik. Hal tersebut diungkapkan Ketua Paguyuban Perajin Batik Tulis Giriloyo Nur Ahmadi.

"Paket wisata belajar membatik yang dijual kepada wisatawan banyak digemari, selain berbelanja produk kerajinan di Giriloyo, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY," kata Nur Ahmadi di Yogyakarta, Senin (13/8/2012).

Ia menyatakan optimistis mampu menjual paket wisata belajar  batik Giriloyo sebagai bagian paket wisata kunjungan ke objek wisata tersebut. Pihaknya menyediakan dua paket wisata yang ditawarkan, yakni paket I jelajah desa dan paket II jelajah desa serta belajar membatik.

"Dalam paket I jelajah desa, wisatawan diajak menjelajahi kawasan Desa  Giriloyo, sedangkan paket II jelajah  desa dan belajar membatik, wisatawan diajak menjelajahi desa sekaligus  belajar membatik," katanya.

Menurut dia, jumlah peserta yang akan mengikuti  paket wisata sentra batik Giriloyo minimal 10 orang dan maksimal 50 orang. Ia mengatakan, khusus paket II para peserta diajak belajar membatik yang dipandu perajin batik, sedangkan karya mereka akan  menjadi milik peserta.

"Paket wisata sentra batik Giriloyo juga mengajak wisatawan menjelajahi kawasan tersebut untuk melihat pemandangan alam dan kegiatan para perajin batik," katanya.

Selain itu, wisatawan juga ditawarkan melihat rumah tradisional dan makam raja-raja Mataram  di puncak Bukit Imogiri. Peserta jelajah desa juga dapat menikmati makanan tradisional  dusun tersebut, yaitu pecel kembang turi dan wedang uwuh.

"Peserta jelajah desa dalam paket wisata kampung batik Giriloyo dapat menikmati  makanan dan minuman khas sambil  menunggu hasil karya  belajar membatik diproses dengan pewarna dan siap dibawa pulang," katanya.

Ia mengatakan, Giriloyo adalah satu dusun di wilayah Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Provinsi  DIY, terletak sekitar 17 kilometer selatan Kota Yogyakarta.

Lawang Sewu, Keindahan Seni di Balik Mistis


Gedung kosong dan berumur puluhan bahkan ratusan tahun, cenderung meninggalkan cerita mistis dan angker. Biasanya cerita, sejarah dan kondisi gedung tersebut sebagai pencetus keangkeran dan kemistisan suasana di dalam gedung.
Indonesia terbilang memiliki banyak gedung tua yang mistis namun bersejarah dan layak untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Lawang Sewu yang berada di Semarang, Jawa Tengah, yang merupakan gedung peningggalan dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 selesai pada tahun 1907 dan berfungsi sebagai kantor. Terletak di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelmina Plein.
Lawang Sewu dalam bahasa Indonesia berarti "pintu seribu". Faktanya gedung berlantai dua ini tidak memiliki seribu pintu. Bangunan ini memiliki banyak jendela tinggi dan lebar di kedua sayapnya, sehingga masyarakat sering menganggapnya sebagai pintu. Di dalam gedungnya sendiri terdapat beberapa ruangan yang tersebar di kedua lantai.
Menurut catatan sejarah, gedung tua ini pernah menjadi lokasi pertempuran berdarah antara pemuda AMKA (Angkatan Muda Kereta Api) melawan Kempetai dan Kidobutai Jepang. Pertempuran ini dikenal dengan Pertempuran Lima Hari di Semarang yang berlangsung pada 14-19 Oktober 1945. Karena nilai sejarahnya inilah, maka pemerintah kota Semarang menjadikan Lawang Sewu sebagai bangunan kuno yang patut dilindungi.
Saat ini, gedung ini sesekali digunakan sebagai halaman sebuah pergelaran besar, dan menurut kabar pernah akan dijadikan hotel. Karena lokasinya yang angker, sineas film menjadikan gedung ini sebagai lokasi syuting dengan judul yang sama dan mengangkat tema film horor.

Dubai Miliki Hotel Tertinggi di Dunia


Imsolt Hotel JW Marriott Marquis Dubai setinggi 354,7 meter menjadi yang tertinggi di dunia menurut Guinness World Records.
 Hotel JW Marriott Marquis di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), setinggi 354,7 meter, menjadi yang tertinggi di dunia menurut catatan Guinness World Records. Pencapaian itu dinyatakan pada Senin (17/12/2012). Manajer Umum Rupprecht Queitsch, yang mengelola hotel berbintang lima itu, di Dubai, menunjukkan sertifikat dari lembaga pencatat rekor itu.
Hotel JW Marriott Marquis terletak di kawasan Business Bay, tak jauh dari jalan raya utama Dubai, Jalan Sheikh Zayed. Hotel itu dibuka untuk umum bulan lalu. Hotel itu memiliki 1.608 kamar dan 10 restoran. Demikian tulis Xinhua.
Pembangunan hotel itu menelan biaya 1,8 miliar dirham atau setara 490,86 juta dollar AS. Angka ini diperoleh dari data Marriott International AS.

10 Kota Terbaik di Dunia untuk Ngopi

Banyak cara menikmati kopi. Bagi pecinta kopi sejati, tak penting tempat mentereng untuk menikmati seduhan minuman berkafein yang dihasilkan dari biji kopi pilihan ini.

Situs USA Today mengumpulkan 10 tempat terbaik yang menyediakan kopi kualitas nomor wahid. Beberapa mungkin membuat Anda mengernyitkan kening, karena berada di negara bukan penghasil kopi.

Berikut ini daftarnya versi media ini:

Wina (Austria)

Banyak kota yang sangat bangga dengan budaya kafe mereka, tetapi hanya Wina yang bisa mengklaim status UNESCO. Pada tahun 2011, Wina Coffee Culture House menerima peringkat sebagai Warisan Budaya Non-benda organisasi ini.
Sejak abad ke-17, kafe penuh meja marmer dan kursi Thonet menjadi ikon menikmati secangkir kopi di kota ini. Dengan lebih dari 20 minuman kopi, Anda bisa memilih sesuai selera. Namun, bersabarlah kalau pelayanan agak lama, karena pelanggan membludak setiap hari. 

Cobalah:  Cafe Central dan Cafe Landtmann.

Seattle (AS)

Suka atau tidak suka, kota ini adalah kampung halaman Starbucks. Namun tak harus di kedai kopi yang mendunia itu untuk menikmatinya. Cobalah kafe independen di seluruh kota, dan Anda akan mengangguk setuju mengapa Seattle mendapat penghargaan tertinggi Travel + Leisure, daftar kota-kota dengan kopi terbaik di AS. Kota ini secara resmi juga menduduki peringkat tertinggi sebagai kota paling berkafein di AS, karena banyaknya kedai kopi di sini.

Cobalah: Zoka dan Caffe Vita.

Havana (Kuba)

Di Kuba, kopi adalah kelompok makanan sendiri. Bagi banyak warganya, "sarapan" pertama mereka adalah kukusan secangkir kecil Cafe Cubano - espresso dicampur dengan gula - atau Coradito, espresso dengan susu di atasnya.
Produksi kopi Kuba kini mengalami penurunan, dan karenanya ekspor disunat karena permintaan dalam negeri tak pernah surut. Warga Kuba di pengasingan di Miami, AS, meneruskan tradisi ini dengan membuat kota itu sebagai surga Cafe Cubano dengan rasa otentik.

Cobalah: Cafe El Escorial dan Cafe de las Infusiones..

Melbourne (Australia)

Melbourne adalah ibukota kopi Australia. Mungkin jalan panjang harus ditempuh untuk menghasilkan secangkor kopi ala Melbourne, karena Australia jelas bukan produsen kopi. Tetapi, kian banyak orang menyebut kopi Melbourne yang terbaik, dan juga merupakan cara yang tidak ada duanya untuk melawan jet lag.

Cobalah: Seven Seeds dan Proud Mary.

Lisbon (Portugal)

Berjalan-jalan di kota ini, sempatkan  mendapatkan pengalaman menikmati kopi dengan menuju ke sebuah kafe, duduk santai, dan pesanlah a bica. Kopi hitam ini lebih dalam rasanya dari espresso dan dibuat dengan cara dipanggang dengan api rendah  dan lambat - tradisi yang diyakini menghasilkan rasa yang berkualitas.

Cobalah: Cafe A Brasileira, kafe di Miradouro de Sao Pedro de Alcantara, atau kedai kopi dekat hotel Anda.

Portland (AS)

Peringkat kedua daftar Travel + Leisure adalah Portland. The New York Times menyebut kopi Portland "paling dalam" rasanya.

Cobalah: Coava dan Water Avenue.

Oslo (Norwegia)

Oslo  menciptakan kembali kopi dalam cara yang sangat baik. Hasil panggangan kopi di Oslo ini sangat ringan, mengubah secangkir kopi pada rasa yang fantastis.

Cobalah: Tim Wendelboe dan Mocca Kaffebar & Brenneri.

Sao Paulo (Brasil)

Brasil menghasilkan hampir 40 persen dari kopi dunia. Di sini, hampir semua orang punya resep yang sempurna untuk secangkir. Jika biasanya negara penghasil kopi tak selalu bisa menyeduh kopi sehingga rasanya spektakuler, Tak demikian dengan Brasil.

Cobalah: Coffee Lab dan Cafe Floresta.

Vancouver (Kanada)

Di dunia perkopian, konon barista jempolan dunia adalah jebolan kafe di kota ini. Barista Vancouver mampu membuat secangkir kopi rasa terbaik dari varietas kopi yang dipilih dengan cermat menggunakan serangkaian prosedur tertentu. Bahkan menikmti secangkir kopi di kedai kopi kecil di kota ini, rasanya tak terkatakan sebelumnya.

Cobalah: Forty Ninth Parallel dan Revolver.

Taipei (Taiwan)

Ya, Taipei. Kota di Asia Timur ini dikenal dengan budaya kafe dan minuman kopi. Kopi merupakan bagian dari warisan nasional Taiwan. Tak hanya teknik pemanggangannya yang sempurna, teknik penyeduhannya pun khusus, membuat kopi yang dihasilkan betul-betul prima.

10 Kolam Renang Hotel Terbaik di Dunia



TERKAIT:
KOMPAS.com – Dari kolam renang tembus pandang sampai kolam renang terbesar di dunia. Baru-baru ini Hotels.com, sebuah situs pemesanan hotel, mengeluarkan 10 kolam renang hotel terbaik di dunia.

Dalam daftar tersebut, akomodasi di Indonesia masuk di dalamnya. Kolam renang di sebuah vila di Ubud bernama Alam Ubud Culture Villas terdapat dalam daftar itu. Berikut kesepuluh kolam renang hotel terbaik di dunia versi Hotels.com.

San Alfonso del Mar Resort, Chili. Di resor ini terdapat kolam renang outdoor (ruangan terbuka) terbesar. Panjangnya sendiri mencapai satu kilometer hingga Anda bisa kayaking di kolam renang ini. Kedalamannya juga tak tanggung-tanggung yaitu mencapai 35 meter.

Hyatt Regency, Kaanapali, Maui, Hawaii, Amerika Serikat.
Terdapat dua kolam renang di hotel ini yang dikelilingi pohon palem dan pasir pantai tropis yang putih. Bersantai di kolam renang Lahaina. Lalu bermain di kolam renang Napili yang penuh permainan seperti seluncuran air, batu lahar, pancuran air, sampai jembatan tali.

Park Hyatt, Sydney, Australia. Panorama yang menakjubkan menjadi daya tarik kolam renang di hotel ini. Berada di kolam renang, tamu bisa melihat Sydney Harbour dengan jelas.

Kolam renang di lantai teratas hotel tersebut memang menawarkan panorama yang indah, termasuk Sydney Opera House terlihat jelas dari kolam renang.

Conrad Maldives, Rangali Island, Maladewa. Menepi di pulau terpencil. Anda bisa memilih bersantai di spa pool di teras kamar sambil menikmati matahari terbenam di cakrawala lautan lepas, tepat di depan mata.

Atau, menikmati pemandangan sambil berenang di dua kolam renang utama yang berada di tepian pulau. Pilihan di tangan Anda.

Katikies Hotel, Oia, Santorini, Yunani. Kolam renang berada di semacam gua putih. Tak sepenuhnya tertutup, hanya terlindungi bayang-bayang. Sementara pemandangan di depan adalah lautan biru Santorini.

Ada tiga kolam renang yang menampilkan warna paduan khas Yunani yaitu biru dan putih. Putihnya kolam renang dan birunya lautan lepas depan mata. Hotel itu sendiri berada di tepian tebing, sehingga menghasilkan panorama dari ketinggian.

Alam Ubud Culture Villas, Bali, Indonesia. Vila yang berada di tengah hutan, penuh pepohonan. Sementara kolam renag jenis infinity seakan tak berujung.

Berada di tepian jurang dan panorama rimbunan pepohonan. Suasana yang membuat santai dengan matahari hangat menyembul di antara pohon.

Song Saa Private Island, Koh Ouen, Kamboja. Cocok sebagai tempat menyepi yang eksklusif. Berada di pulau kecil yang privat di Kamboja, menghasilkan panorama yang begitu cantik.

Bersantailah di kolam renang yang ada di resor ini. Kolam renang berada di tepi pulau, memberikan pemandangan ke laut lepas. Semakin cantik saat matahari terbenam tepat di depan mata.

W Retreat, Koh Samui, Thailand.
Berenang di kolam renang jenis infiniry sambil menikmati keindahan pantai tropis. Setelah berenang, bersantai menikmati sore di lounge dengan area duduk berbentuk lingkaran tepat di tengah kolam yang cantik.

Hard Rock Hotel, Las Vegas, Amerika Serikat. Sesuai konsepnya, kolam renang pun ibarat hiburan malam penuh pesta. Kolam renang dibagi-bagi berdasarkan tempat, mulai dari kolam renang Nirvana, Rehab Sundays, dan Relax Mondays. Permainan cahaya menjadi salah satu daya tariknya.

Holiday Inn Shanghai Pudong Kangqiao, China. Kolam renang yang berada di lantai ke-24 hotel tersebut menantang andrenalin bagi orang yang takut ketinggian. Bagaimana tidak, kolam renang ini mencuat dari bangunan hotel.

Tak hanya itu, dasar kolam renang terbuat dari kaca tembus pandang. Tamu yang berenang pun bisa melihat jalanan sibuk di bawahnya. Sementara pejalan kaki bisa melihat tamu yang sedang berenang. Seakan sedang terbang di udara.